Wednesday, November 26, 2008

Situ Patengan , Ciwidey, Kab. Bandung

Kawasan Situ Patengan terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Situ Patengan atau lebih dikenal dengan situ patenggang berasal dari bahasa sunda situ yang artinya danau dan pateang-teangan yang artinya saling mencari. Dikisahkan, ada seorang pangeran bernama Raden Indrajaya dan seorang putri bernama Dewi Rengganis yang saling mencintai. Namun karena keadaan, keduanya terpaksa berpisah. Keduanya dilanda kesedihan berkepanjangan, sampai-sampai air mata mereka berdua menggenang dan membentuk sebuah situ/danau. Akhirnya, karena sudah saling cinta dan saling mencari-cari, keduanya bertemu kembali pada sebuah batu yang kini bernama Batu Cinta. Dewi Rengganis meminta sang pangeran membuatkan sebuah pulau dan sebuah perahu untuk mereka berdua mengelilingi danau. Perahu tersebut kemudian berubah menjadi sebuah pulau berbentuk hati yang diberi nama Pulau Asmara/Pulau Sasaka.

Pengunjung akan terkesan dengan luasnya kawasan wisata Situ Patengan yang mencapai sekitar 60 hektar. Pengunjung tak akan dapat melupakan keindahan alam sekitarnya, seperti areal perkebunan teh Rancabali yang menghampar luas dan rancak, serta kawasan hutan pinus cagar alam Patengan yang asri dan sejuk.


Untuk menuju kawasan situ ciwidey dapat dilalui dengan menggunakan beberapa alternatif angkutan umum, yaitu naik angkutan kota (angkot) atau naik bus Sukaraja jurusan Bandung-Ciwidey sampai terminal Ciwidey. Dari terminal Ciwidey, naik bus lagi ke kawasan Situ Patengan.


0 comments:

About This Blog

Agregator Our Blogger Templates

  © Blogger template Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP